Cara mengatasi google drive limit
Cara mengatasi google drive limit

Cara Mengatasi Google Drive Limit

Cara Mengatasi Google Drive Limit

liputanberitaku.com — Jika kamu banyak memiliki file yang tidak muat di harddisk, salah satunya jalan keluarnya dengan menyimpan di service penyimpanan berbasis cloud seperti Google Drive. Selainnya gratis, file yang kamu taruh akan gampang dijangkau dimanapun. Ini mempermudah kamu untuk membagikan file itu sama orang lain, segampang membagikan link. Pada artikel kali ini kami akan mengulas tentang Cara Mengatasi Google Drive Limit, yuk simak sampai habis

Google Drive jadi opsi penyimpan file favorite karena tidak ada batasan kecepatan yang dapat membuat koneksi download jadi lelet.

Tetapi, bila file yang disimpan telah diunduh atau dilihat oleh terlalu banyak orang, Google Drive akan memberitahu kamu untuk coba kembali di lain kali. Ini karena Google Drive menetapkan limit seberapa kerap sebuah file dapat diunduh dan limit ini akan di-reset tiap 24 jam.

Permasalahannya, akan repot bila kamu selalu harus menunggu tiap ini terjadi. Belum juga, limit itu belum pasti akan hilang setelah 24 jam. Apa lagi jika file yang ingin didownload benar-benar populer dan memiliki ukuran besar, umumnya perlu lebih dari dua atau 3 hari untuk me-reset limit.

 

Bila kamu telah menanti 24 jam dan pesan itu belum juga lenyap, telah waktunya kamu coba langkah untuk menangani limit pada Google Drive. Tenang saja, Cara mengatasi google drive limit benar-benar gampang untuk dilaksanakan siapa dan cuman mensyaratkan kamu untuk mempunyai account Google. Silahkan baca Cara mengatasi google drive limit berikut :

Cara mengatasi google drive limit

1. Akses Halaman Preview File

Pertama-tama, pastikanlah kamu sudah tersambung dengan account Google kamu. Baru kamu dapat terhubung halaman file yang sudah disimpan di Google Drive. Jika awalnya kamu telah coba ambil sebuah file, kamu dapat menemukan file itu pada halaman khusus Google Drive. Tuliskan “http://drive.google.com” pada kolom penelusuran di browser yang kamu pakai, selanjutnya pencet Enter.

Kemudian, cari file yang ingin didownload, click kanan pada file itu, dan pilih pilihan “Get shareable link”. Bila ada pesan tertulis “Link copied to clipboard”, bukalah tab baru dan pencet CTRL + V pada kolom penelusuran dan pencet Enter. Tetapi, bila kamu ingin mengambil file dari sebuah situs unduh, kamu tinggal perlu click link itu dan umumnya kamu langsung akan tersambung dengan halaman preview.

Tetapi, ada juga beberapa situs ambil yang sediakan link Google Drive ke arah halaman unduh, bukan halaman preview. Untuk ketahui halaman yang mana kamu membuka, lihatlah URL yang terpajang di kolom penelusuran.

Bila ada tulisan “uc” seperti gambar di atas, memiliki arti kamu sedang ada di halaman unduh. tahap selanjutnya ialah mengganti tulisan “uc” jadi “open”, hapus tulisan “&export=download”, lalu pencet Enter. Karena itu, kamu akan tersambung dengan halaman preview dan tinggal meneruskan beberapa langkah selanjutnya di bawah.

2.Membuat Shortcut

Salah satunya ciri yang menunjukkan jika kamu sedang ada di halaman preview ialah kehadiran lambang yang memiliki bentuk serupa segitiga di sudut atas kanan. Lambang itu dahulunya namanya “Add to My Drive”.

Feature itu memungkinkan file disimpan ke halaman khusus Google Drive kamu. Kamu dapat memeriksanya di halaman “recent”.

“Add to My Drive” kini tidak ada. Google menukarnya dengan “shortcut”. Penyempurnaan dari Google sendiri memungkinkannya satu file yang serupa masih tetap ada di cloud penyimpanan yang serupa. Hingga tombol shortcut diputuskan.

Tombol ini sebenarnya tombol yang arahkan kamu ke lokasi file yang sebetulnya, tidak lagi di drive kamu. Tapi kamu masih tetap dapat mengopi file itu dengan ikuti cara seterusnya.

3. Buat File Duplikat

Hilangnya tombol “add to my drive” tidak hilangkan feature untuk copy data. Kamu bisa membuat salinan atau copy file untuk data itu. Saat kamu telah membuat shortcut, kamu dapat lakukan salinan dari data atau fille itu.

Triknya dengan click kanan dan tentukan “Make a copy” atau dengan bahasa Indonesia maknanya “membuat salinan”.

Ada dua catatan saat membuat salinan dari file itu. Pertama, yakinkan kemampuan Google Drive kamu masih ada. Hapus data yang tidak dipakai, juga bisa check “Trash” karena umumnya data yang terhapus akan disimpan ke sampah lebih dulu.

Ke-2 , pastikan file yang ingin kamu duplikat punyai ijin untuk diduplikasi. Beberapa file tidak dapat mempunyai pilihan “make a copy”. Ini dapat muncul karena sang pemilik file aslinya membatasi izin file itu.

4. Unduh File

Sesudah file duplikat usai dibuat, kamu bisa mengunduh file itu tanpa masalah. Nama filenya memang berbeda dengan file orisinal (ada tambahan “Copy of” di depannya), tetapi didalamnya masih tetap file yang serupa. Click kanan pada file itu dan tentukan menu “Download” apabila kapasitas file melewati 100 MB, akan ada window tertulis “Can’t scan file for viruses”. Click tombol “Download Anyway” dan proses download akan jalan.

Nach, itu lah Cara mengatasi google drive limit. Mengunduh file dari Google Drive banyak kelebihannya, karena kamu dapat nikmati kecepatan yang tidak dibatasi tanpa perlu bayar seperti beberapa media penyimpanan lain.

Salah satunya kekurangannya ialah limit paket untuk mengunduh, yang dapat kamu tangani dengan melakukan Cara mengatasi google drive limit di atas . Maka? Apakah sudah kamu mencobanya? Kasih tahu di kolom komentar ya kalau berhasil atau tidak. Selamat mempraktikkan!